MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR

Authors

  • Rika Kartini Universitas Terbuka Bandar lampung Author
  • Wahyu Oktaviana Universitas Terbuka Bandar lampung Author
  • Alvin Nikmah Universitas Terbuka Bandar lampung Author
  • Reza Mareta Putri Universitas Terbuka Bandar lampung Author

Abstract

School-Based Management (SBM) is an educational decentralization model that grants greater autonomy to schools, enabling them to manage resources, develop contextual programs, and make decisions directly related to improving learning quality. This article provides a comprehensive exploration of the implementation of SBM in enhancing educational quality in elementary schools. Using a systematic literature review method, this study synthesizes findings from 32 national and international journal articles published between 2018 and 2024. The review reveals several primary components supporting effective SBM implementation: autonomous decision-making, participatory governance, accountable financial management, optimization of learning facilities, empowerment of teachers, and the establishment of collaborative relationships with parents and communities. Schools that successfully implement SBM demonstrate increased teacher professionalism, stronger academic supervision, improved school climate, and higher student learning outcomes. However, challenges persist, including disparities in resource availability, limited managerial competence among school leaders, insufficient community involvement, and inconsistent supervision from educational authorities. The study concludes that strengthening SBM requires continuous leadership development, active stakeholder participation, transparent governance, and alignment with national policies to ensure that school-level autonomy contributes meaningfully to quality improvement. This article offers theoretical insights and practical implications for educators, policymakers, and stakeholders in basic education.

Keywords: School-Based Management, Educational Quality, Elementary Schools, Participatory Governance, Leadership in Education.

Abstrak

Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) merupakan model desentralisasi pendidikan yang memberikan otonomi lebih luas kepada sekolah untuk mengelola sumber daya, mengembangkan program yang sesuai dengan kebutuhan lokal, dan mengambil keputusan yang berkaitan langsung dengan peningkatan mutu pembelajaran. Artikel ini menyajikan kajian komprehensif mengenai pelaksanaan MBS dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dasar. Dengan menggunakan metode studi literatur yang sistematis, penelitian ini menganalisis 32 artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan pada rentang 2018–2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa komponen utama yang menunjang keberhasilan MBS: otonomi pengambilan keputusan, tata kelola sekolah yang partisipatif, manajemen keuangan yang akuntabel, optimalisasi sarana dan prasarana pembelajaran, pemberdayaan guru, serta kemitraan sekolah dengan orang tua dan masyarakat. Sekolah dasar yang menerapkan MBS secara efektif menunjukkan peningkatan profesionalisme guru, supervisi akademik yang lebih terarah, iklim sekolah yang positif, serta hasil belajar siswa yang lebih baik. Namun demikian, berbagai tantangan masih muncul, seperti ketimpangan sumber daya sekolah, lemahnya kapasitas manajerial kepala sekolah, minimnya keterlibatan masyarakat, dan kurang konsistennya supervisi dari dinas pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan implementasi MBS membutuhkan pengembangan kepemimpinan berkelanjutan, partisipasi aktif stakeholder, tata kelola yang transparan, serta sinkronisasi kebijakan agar otonomi sekolah benar-benar berdampak pada peningkatan mutu pendidikan. Artikel ini memberikan wawasan teoretis dan implikasi praktis bagi pendidik, pemangku kebijakan, dan pihak terkait lainnya dalam pendidikan dasar.

Kata kunci: Manajemen Berbasis Sekolah, Mutu Pendidikan, Sekolah Dasar, Tata Kelola Partisipatif, Kepemimpinan Pendidikan.

 

 

Downloads

Published

2026-01-12