PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR
Keywords:
Pembelajaran Kooperatif, Kemampuan Literasi, Penelitian Tindakan Kelas, Sekolah DasarAbstract
Kompetensi literasi merupakan kemampuan dasar yang krusial bagi siswa sekolah dasar, terutama kelas III yang mengalami fase transisi dari mempelajari cara membaca menuju pemanfaatan bacaan sebagai media pembelajaran. Riset ini bertujuan menganalisis efektivitas implementasi strategi pembelajaran kooperatif dalam mengoptimalkan kemampuan literasi siswa kelas III sekolah dasar. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif melalui Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan model yang dicetuskan oleh Kemmis dan McTaggart yang dieksekusi dalam dua siklus. Subjek penelitian melibatkan 20 siswa kelas III SDI Miftahul Ulum Bendosari, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dengan komposisi 11 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Metode pengumpulan data diitempuh melalui evaluasi kemampuan literasi, observasi aktivitas siswa dan guru, serta wawancara terstruktur yang mendalam. Proses analisis data dilakuka dengan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan progres signifikan dalam kemampuan literasi siswa. Nilai rerata kemampuan literasi meningkat dari 62,45 pada pra-siklus menjadi 72,2 pada siklus I dan 80,5 pada siklus II. Persentase
ketuntasan belajar meningkat dari 35% menjadi 60% dan 90% berturut-turut. Aktivitas siswa dalam belajar juga mengalami peningkatan dari 55,42% menjadi 70,83% dan 84,17%. Teknik pembelajaran kooperatif
yang diimplementasikan mencakup Think-Pair-Share, Jigsaw, Round Robin, dan Numbered Heads Together terbukti efektif menciptakan atmosfer pembelajaran yang aktif dan bermakna. Penelitian menyimpulkan bahwa metode pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan kemampuan literasi secara signifikan melalui interaksi sosial dan kolaborasi antar siswa.





